Life as (Real) Man

Manusia sebagai memiliki karakter yang unik sebagai makhluk yang lemah namun memiliki potensi yang sangat besar. Karena itu, manusia dijadikan sebagai khalifah dalam arti yang sangat luas sekaligus sebagai hamba. Untuk itu, penting bagi manusia untuk mengenal jauh eksistensi mereka di dunia. Sebagian besar manusia hanya mengenal diri mereka secara deskriptif. Padahal jauh di dalam, terdapat makna eksistensi manusia.

Allah sebagai pencipta memberikan kebebasan yang sebesar-besarnya kepada manusia, dan manusia dapat memilih sendiri jalan hidupnya (dan tentu saja beserta konsekuensinya). Allah juga memperkuat dengan jalan memberikan ujian-ujian bagi manusia.

Secara alamiah, manusia juga memiliki angan dan cita yang sangat besar sehingga melampaui batasannya. Dalam prosesnya, banyak gangguan-gangguan yang selalu menghinggapinya dan manusia tidak dapat mengelaknya. Inilah visi/misi/tujuan hidup yang akan mempengaruhi mansia dalam menentukan pilihan sikap hidup. Pertanyaan yang eksis dalam hal ini adalah untuk apa kita hidup dan bekerja? apa definisi sukses sejati? Wallahu ‘alam

Disadur dari pengajian rutin oleh Bpk. Siswanto Sambiroto tanggal 16 Mei 2016 di kediaman Sdr. Kevin
sumber

Iklan

Tentang fzulkarnaen10

Saya hanya manusia biasa yang sedang mendalami eksistensi diri dan Tuhan. Memiliki latar belakang teknik dan saat ini mendalami ilmu sosial di negeri seberang. Di negeri ini lah, perjuangan itu dimulai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s