SEKS DAN GENDER DALAM ISLAM

sex-symbol
Dewasa ini sering muncul bahasan di Indonesia mengenai gender. Ada yang membahas kesetaraan gender, keadilan gender dan lain sebagainya. Mungkin ada beberapa atau bahkan banyak dari kita yang bias akan pengertian akan gender tersebut. Sebenarnya apa yang kita maksud dengan gender? Dan apa bedanya dengan “seks”? Kadang-kadang sulit untuk memahami apa yang dimaksud dengan istilah gender, dan bagaimana hal itu berbeda dengan istilah seks.

Seks mengacu pada karakteristik biologis, kromosom, profil hormonal, organ seks eksternal dan internal yang menentukan apakah seseorang itu disebut laki laki atau wanita. Dalam kata lain, sex merujuk pada pembedaan antara pria dan wanita berdasar pada jenis kelamin. yang ditandai oleh perbedaan anatomi dan fisiologi tubuh dan genetiknya. Perbedaan seperti ini lebih sering disebut sebagai perbedaan secara biologis atau bersifat kodrati, dalam artian sudah melekat pada masing-masing individu semenjak lahir. Sedangkan gender merujuk pada peran sosial yang dibangun, perilaku, kegiatan, dan atribut yang pada suatu masyarakat tertentu dianggap tepat untuk pria dan wanita. Dengan kata lain, “laki-laki” dan “perempuan” adalah kategori seks, sementara “maskulin” dan “feminin” adalah kategori gender. Aspek seks tidak banyak bervariasi antara masyarakat di dunia, sedangkan aspek-aspek gender dapat bervariasi.

Kembali kepada seks, bahwa secara biologis, laki laki dan wanita itu jelas berbeda. Laki laki akan mempunyai kromosom 46,XY sedangkan wanita 46,XX. Kromosom Y adalah spesifik untuk membentuk organ-organ yang bersifat laki-laki.  Sehingga bayi yang mempunyai kromosom ini akan berkembang, apabila tidak ada gangguan, ke arah perkembangan organ laki laki. Sedangkan bagi individu yang mempunyai kromosom 46,XX akan berkembang ke arah wanita.

Demikian pula secara hormonal, bahwa laki laki dan wanita mempunya perbedaan yang signifikan. Metabolisme laki-laki akan sangat dominan dipengaruhi oleh hormon testosterone. Fungsi hormon ini sangat luas, mempengaruhi hampir seluruh organ manusia mulai dari otot, tulang, alat reproduksi, rambut dan bahkan otak manusia. Oleh karena itu, laki- laki bisa dibedakan dari perempuan dengan melihat secara fisik penampilannya. Hormon yang mempunya fungsi yang sama pada perempuan diperankan oleh estrogen dan testosteron.

Dengan demikian, bisa diamati karakteristik seks laki laki dan wanita secara jelas. Wanita mengalami menstruasi sedangkan laki-laki tidak. Pria memiliki testis sementara wanita tidak. Perempuan telah mengembangkan payudara yang biasanya mampu menyusui, sedangkan laki-laki tidak. Pria umumnya memiliki tulang lebih besar daripada wanita dan lain sebagainya.  Dalam percakapan sehari hari, seks dan gender sering digunakan secara bergantian dan terjadi kerancuan antara keduanya.

Adalagi terminologi yang mungkin masih banyak masyarakat awam sulit untuk membedakan yaitu istilah transeksual, interseksual dan homoseksual.

Penjelasan ini saya mulai dengan menerangkan apa itu interseksual. Bahwa seorang individu akan berkembang berdasarkan kromosomnya. Seperti sudah diterangkan diatas, bahwa kromosom laki laki akan menghasilkan fenotip/penampakan laki laki dan begitu pula sebaliknya. Pada beberapa kasus, terjadi gangguan perkembangan organ kelamin baik luar maupun dalam, sehingga akan tampak suatu kelainan di alat kelaminnya. Bisa saja kelainan ini berupa munculnya 2 jenis kelamin laki-laki dan perempuan dalam satu individu. Orang tersebut mempunyai penis sekaligus vagina. Kelainan ini tidak  selalu tampak jelas demikian, tapi bisa juga bergradasi dari yang dominan wanita sampai dengan yang dominan laki laki. Penyebab kelainan ini adalah pengaruh genetik yang dibawa oleh kedua orang tuanya ataupun lingkungan, yang mempengaruhi perkembangan janin. Kondisi ini disebut sebagai interseks.

Dalam Islam kondisi ini diakui keberadaannya, yang disebut dengan istilah khuntsa.  Dalam beberapa kitab fikih disebutkan orang dengan kondisi tersebut diatas, walaupun kejadiannya sangat jarang. Para ulama menuliskan ada dua jenis khuntsa yaitu khuntsa biasa dan khuntsa musykil. Khuntsa biasa adalah seseorang yang lahir dalam keadaan punya dua alat kelamin sekaligus. Namun salah satu alat kelaminnya lebih dominan dan lebih berfungsi. Sedangkan alat kelamin yang satunya kurang dominan, walaupun mungkin saja sedikit berfungsi. Adapun khuntsa musykil, sesuai namanya, memang musykilah. Lantaran dia terlahir dengan dua alat kelamin yang berbeda dan keduanya berfungsi dengan baik. Tapi dari sekian banyak khuntsa, yang sampai ke level musykil ini hampir tidak pernah ada. Selain khuntsa, interseks bisa disebut juga sebagai kerancuan kelamin, ambiguous genitalia, disorder of seksual developments (DSD).

Penyamaan makna yang keliru terhadap interseks adalah bahwa dia dianggap sebagai banci atau bencong. Justru terminologi banci lebih cocok disamakan sebagai transeksual atau lebih tepatnya transgender. Kondisi dimana seseorang secara psikologis merasa memiliki gender dan identitas seksual yang berbeda dengan kondisi biologis seksual tubuh mereka sebagaimana mereka dilahirkan. Kondisi biologis tubuh sebenarnya tidak ada kelainan dari segi organiknya, hanya mereka merasa tidak nyaman dengan kondisi tubuhnya terutama organ kelamin primer maupun sekundernya. Secara sederhana, artinya seseorang yang gender psikologisnya bertentangan dengan jenis kelamin biologinya. Mereka merasa terperangkap pada tubuh yang salah. Transgender ini ada dua jenis yaitu male to female dan female to male. Kondisi pertama ditunjukkan dengan adanya tubuh yang secara biologis adalah laki laki, tetapi orang tersebut merasa sebagai wanita. Sebaliknya pada kondisi yang kedua dimana tubuh biologisnya adalah wanita tetapi merasa sebagai laki-laki. Orang dengan kondisi inilah yang seringkali menginginkan operasi pergantian kelamin. Mereka ingin mengubah bentuk jenis kelamin biologisnya, disesuaikan dengan apa yang dia rasakan dalam kondisi psikologisnya. Bahasan mengenai transgender ini sampai saat ini masih kontroversial. Beberapa pihak menghendaki diakuinya kondisi ini, tetapi banyak pihak yang lain yang menentangnya. Berbeda dengan kasus interseks yang mana tidak ada penentangan dari kalangan agama, transgender ini masih banyak ditentang.

Ada satu terminologi yang sangat berkaitan erat dan selalu dihubung-hubungkan dengan transgender yaitu homoseksual. Apabila pada interseksual terdapat kebingungan jenis kelamin (ambigus genitalia) dan pada transgender terdapat ketidaknyamanan gender (gender dysphoria), maka pada homoseksual tidak terjadi hal-hal yang demikian. Orang dengan homoseksual ini tidak mengalami kebingungan tentang identitas gendernya. Mereka tahu benar bahwa diri mereka lelaki atau pun mereka perempuan. Hanya orientasi seks mereka adalah menyukai sesama jenis. Kalau mereka kaum perempuan yang menyukai sesama perempuan maka disebut sebagai lesbian, sedangkan pada laki laki disebut sebagai gay/homo. Kelainan orientasi seksual inilah penyebab utamanya. Mereka tidak pernah menghendaki untuk melakukan operasi penyesuaian atau bahkan penggantian kelamin, karena bukan itu masalah mereka.

Sejalan dengan homoseksual dan lesbian adalah individu dengan orientasi seksual ganda. Mereka bisa berlaku sebagai penyuka lawan jenis seperti pada orang kebanyakan, tetapi mereka juga bisa berlaku sebagai penyuka sesama jenis. Dua orientasi seksual dalam individu yang sama. Mereka ini disebut sebagai biseksual.

Hal inilah yang perlu kita ketahui bersama, sebelum kita membahas isu-isu mengenai gender di tanah air atau bahkan dunia, yang memperjuangkan eksistensi mereka yang biasa disebut dengan LGBT  (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender).

 

A. Zulfa Juniarto (PhD candidate, Erasmus MC)

Iklan

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s