Terbukti Manusia

“Jika pasien yang sakit itu merutuk perilaku buruknya di masa lalu, saya tak tahu bukti apa lagi yang cukup untuk segera berubah agar tak ada teriakan “Ya waylanaa” dari mulut sendiri di akhirat nanti.”

aa_fuady

Evidence Based PracticeBeberapa kali pasien saya datang ke meja praktik dengan janji pertobatan, termasuk seorang bapak lewat paruh baya dengan barrel chest (dada menyerupai bentuk tong). Napasnya sering terengah-engah. Sesak, katanya. Rutinitas merokok sudah dijalaninya sejak remaja sampai menemukan titik baliknya setelah puluhan tahun. “Saya sudah tidak merokok,” akunya. Kapok. Setelah saya wawancara, saya mendengar bising parunya. Ramai, memang. Wheezing dan rhonki[1] bersahut-sahutan. Adegan setelahnya sudah dapat diduga, gabungan antara penyesalan dan harapan yang dititipkan kepada dokternya.

Saya lantas teringat masa kanak-kanak. Tidak berhenti bermain api sampai ada yang terbakar, meski sudah diingatkan. Terus bermain pedang-pedangan sampai ada yang terluka dan menangis, meski sudah sedari awal dilarang. Pengalaman itu ternyata berlanjut; tidak berhenti di masa kanak-kanak. Sudah terlalu banyak bukti ilmiah tentang risiko merokok, tapi tetap saja banyak yang merokok. Tidak peduli sebesar apapun peringatannya di bungkus rokok atau seberapa tinggi cukai yang dikenakan. Sudah tak terhitung jumlah kecelakaan kerja, tapi…

Lihat pos aslinya 516 kata lagi

Iklan

Tentang aafuady

hanya ahmad fuady yang ingin berkisah tentang apa yang berkecamuk dalam dirinya. suka menolong orang sehingga ia disebut dokter, suka menulis sehingga ada yang menyebutnya penulis, suka mengajar dan ada yang memanggilnya dosen, suka meneliti maka dianggaplah ia peneliti, juga suka pada istri dan anaknya maka ia dipanggil Buya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s