Hikmah dalam minoritas

                A:            Semua yang terjadi di dunia ini adalah hal yang terjadi secara

                               acak.

                B:            Tidak, justru sebaliknya. Selalu ada alasan untuk setiap kejadian.

                                Lalu menurutmu, apakah kehidupan setelah kematian tidak ada?

                                Demikian halnya dengan hari pembalasan?

                                Betapa tidak adil  jika itu benar adanya.

                A:            (menjawab dengan cepat)

                                Tapi tentu saja, bukan berarti saya tidak takut  mati

                                (hening)

                B:            Baik, begini saja. Jika kamu berubah pikiran,

                                kamu boleh mencariku untuk berdiskusi tentang ini.

                A:            Oke

Mungkin beberapa dari kita pernah berada dalam situasi ketika harus menjelaskan mengenai Islam kepada orang yang selama ini hanya mengenalnya dari media. Mulai dari perintilan pertanyaan sederhana dari kerabat di kampus, seperti larangan mengenai  babi atau alkohol. Hingga  pertanyaan yang membutuhkan referensi serta kehati-hatian untuk menjawabnya.

Bagaimanapun itulah tanggung jawab kita sebagai seorang muslim yang sadar atau tidak sadar, telah menjadi ‘duta’ dalam memperkenalkan agama ini. Demikian pula sebaliknya, diskusi dan pertanyaan mengenai Islam, menjadi pendorong  awal untuk mempelajarinya lebih lanjut. Semua tergantung bagaimana kita menyikapinya. 

 “Perumpamaan agama yang aku diutus Allah’azza wajala dengannya, yaitu berupa petunjuk dan ilmu, ialah bagaikan hujan yang jatuh ke bumi.

 

Di antaranya ada yang jatuh ke tanah subur yang dapat menyerap air, maka  tumbuhlah padang rumput yang subur.

 

 Di antaranya pula ada yang jatuh ke tanah keras sehingga air tergenang karenanya. Lalu air itu dimanfaatkan orang banyak untuk minum, menyiram kebun dan beternak.

 

Dan ada pula yang jatuh ke tanah tandus, tidak menggenangkan air dan tidak pula menumbuhkan tumbuh-tumbuhan.

 

Seperti itulah perumpamaan orang yang mempelajari agama Allah dan mengambil manfaat dari padanya, belajar dan mengajarkan, dan perumpamaan orang yang tidak mau tahu dan tidak menerima petunjuk Allah yang aku diutus  dengannya. “

(Shahih Muslim)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s