Reportase Ngabuburit di Rotterdam 3 : Mengenal Islam

BismillahhirRahmanirRahim

Sesungguhnya agama di sisi Allah ialah Islam. Tidaklah berselisih orang-orang yang telah diberi kitab kecuali setelah mereka memperoleh ilmu, karena kedengkian di antara mereka. Barang siapa ingkar terhadap ayat-ayat Allah, maka sungguh, Allah sangat cepat perhitungan-Nya” (QS.Ali Imran  (3): 19)

Assalamu’alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakaatuh

Jum’at, 27 Agustus 2010. Alhamdulillah kita telah melangsungkan acara Ngabuburit di Rotterdam yang ketiga di minggu kedua puasa yang dihadiri oleh lebih dari 30 orang. Acara bertempat di kediaman Bang Syamsudin, dengan arahan beliau sendiri sebagai chef utama, serta para chef lain: Niken, Mbak Atik, Adi, Amy, Ayu dan rekan-rekan lainnya. Alhamdulillah acara dapat terlaksana dengan baik walaupun dimulai sedikit agak terlambat, karena satu dan lain hal.

Acara diawali dengan Tadarus surah Ali Imran (1-32) yang dipimpin oleh Bang Edwin dan Fahed, mengenai kebenaran agama Islam sebagai agama Allah. Dan diberikan kepada para ahli kitab lainnya kitab-kitab agar mereka tidak ingkar terhadap ayat-ayat Allah dan mengikuti Rasulullah. Serta ancaman kepada orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan mencaci maki para pembawa pesan Allah, kepadanya dijanjikan azab yang pedih.

Pertanyaan berikutnya yang diajukan oleh Kang Fuad, seorang adik kita yang memiliki ilmu agama yang luas, sebagai pembicara pada hari itu adalah apakah kita sudah benar-benar Islam. Apakah kita sudah mengerti arti dua kalimat syahadat yang selalu kita ucapkan minimal 9 kali satu hari. Apakah kita sudah benar-benar meresapi, memahami maksud dan tujuannya bahkan mengamalkannya. Jangan-jangan dua kalimat syahadat yang selalu kita ucapkan lebih buruk dari pengertian syahadat yang dimiliki oleh Abu Jahl, yang benar-benar memahami apa itu “Asyhadu An-Laa Ilâha Illallâh WA Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullâh..” yang enggan diucapkannya. Apakah kita sudah memahami apa itu “Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu utusan Allah”? ataukah masih kita ragu dan tidak mantap dengan apa yang selalu kita ikrarkan dan janjikan setiap hari bahwa kita bersaksi, bukan hanya berucap,  akan dua hal diatas. Marilah kita bersama-sama mencamkan dalam hati dan saling mengingatkan satu sama lain, serta benar-benar menjadi muslim yang sejati.

Acara disambung dengan berbuka puasa bersama dengan menu yang sangat luar biasa: soto babat, kelepon, buah campur, gorengan, kolak candil (kangen Bandung euuy!!), yang mengobati kerinduan akan santapan tanah air. Alhamdulillah kenyang.Semoga Ngabuburit di Rotterdam membawa manfaat bagi kita semua. Serta kita doakan semoga kawan-kawan yang telah bersusah payah menyiapkan hidangan berbuka dan membantu kelancaran acara, serta yang hadir dalam acara maupun yang berhalangan, amal ibadahnya diterima Allah, dan dipanjangkan rezeki dan umurnya. Amin.

Wassalamu’alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakaatuh

Ivan & Iqbal

Iklan

Tentang Ivan

After graduating from school of architecture Institut Teknologi Bandung, Indonesia in 2006, he worked for almost three years in an emerging Singaporean young firm, Park associates Architect. He design several residential projects to build with the office and published in some renowned architecture magazines such as D A. Since 2009 he is the founder of ruang magazines, an online architecture magazine that deal with urban and social problems in Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s