Reportase Ngabuburit di Rotterdam 1

BismillahhirRahmanirRahim

Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) dan supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim (QS.Ali Imran (3): 140)

Assalamu’alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakaatuh

Kamis, 12 Agustus 2010. Alhamdulillah kita telah melangsungkan acara Ngabuburit di Rotterdam yang pertama di minggu pertama puasa yang dihadiri oleh 32 orang. Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar dan penuh semangat, walau kita sudah lelah dengan aktivitas kita masing-masing hari itu.

Acara dibuka dengan Tadarus surah Al-Fath (kemenangan) yang dipimpin oleh duo andalan kita: Bang Edwin dan Wan Fahed, yang esensinya tentang janji Allah kepada umat islam akan kemenangan. Ketika itu umat islam hampir berputus asa dengan isi perjanjian Hudaibiyah yang secara sepintas merugikan umat Islam bahwa mereka tidak diperbolehkan memasuki Mekkah untuk sementara waktu. Namun Allah menenangkan hati Rasulullah dan umatnya dengan menurunkan surat Al-Fath ayat 27:

“Sungguh Allah akan memenuhi mimpi rasul-Nya dengan sebenar-benarnya, bahwa kamu pasti akan memasuki Masjid al-Haram insya Allah dengan aman. Kamu akan mencukur kepalamu atau menggunting rambut (merampungkan umrah) dengan tidak merasa takut. Dia mengetahui apa yang tidak kamu ketahui, dan Dia menjadikan selain itu kemenangan yang dekat”

Acara dilanjutkan dengan menonton bersama film When the Moors Ruled in Europe, yang bercerita tentang fragmen sejarah sepanjang 400 tahun yang terlupakan dari sejarah perkembangan kebudayaan di Eropa. Al-Andalus, Spanyol sempat menjadi pusat kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang tersohor di Eropa, dan melahirkan banyak inovasi baik dalam segi teknologi maupun pola pikir. Kebudayaan Islam, yang sempat menjadi kebudayaan yang sangat menarik, kreatif, inovatif, kaya tetapi tetap toleran, memiliki pengaruh besar pada kebudayaan Eropa. Kita bisa sedikit berbesar hati, bahwa kita memiliki sebuah kebudayaan yang tidak kalah superior dengan kebudayaan bangsa Eropa pada masa ini. Kita mampu memiliki sebuah masa revolusi pola pikir, masa kejayaan dan inovasi ilmu pengetahuan yang tetap berjalan paralel dengan agama, bahkan berdasarkan agama. Bukan sebuah Renaissance(re-enlightenment/ re-born) tapi sebuah keberlanjutan, dimana sains dan agama bukanlah sebuah hal yang bertolak belakang.

Sempat dilakukan diskusi singkat yang cukup menarik, bahwasanya sebagai intelektual kita harus selalu menggali dan memperkuat Islam sebagai dasar kita. Sehingga seiring dengan berkembangnya ilmu kita akan lebih bersyukur, mengapresiasi serta mengkontemplasikan ciptaan Allah, dan bukan malah tersesat dalam ke-fana an logika dan kesibukan mencari alasan atas segala sesuatu yang pemikiran kita pun tak mampu menggapainya (semoga Allah mengampuni kita). Jadilah intelektual yang Islami, dan muslim yang intelek!

Acara diakhiri dengan berbuka bersama, sholat maghrib bersama dan silaturahmi. Menu berbuka adalah spesial andalan keluarga Coolhaven bersatu, (terimakasih Bunga, Rani dan Ami sebagai chef utama, serta Nanda, Aga dan Iqbal sebagai kurir utama… hehehehe… bercanda bos.. semoga amal ibadah dan kebaikannya dibalas oleh Allah. amin) yakni Nasi Uduk+Ayam goreng kuning+Telor balado+tempe manis+gorengan+es selasih. Alhamdulillah kenyang.

Semoga Ngabuburit di Rotterdam membawa manfaat bagi kita semua. Amin. Kita tunggu Ngabuburit bagian kedua yang akan di jamu oleh keluarga IHS bersatu. Semoga semuanya lancar-lancar, dan Allah akan memberi umur panjang agar kita dapat bertemu lagi kamis depan di ISR.

Wassalamu’alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakaatuh

Ivan & Iqbal

Iklan

Tentang Ivan

After graduating from school of architecture Institut Teknologi Bandung, Indonesia in 2006, he worked for almost three years in an emerging Singaporean young firm, Park associates Architect. He design several residential projects to build with the office and published in some renowned architecture magazines such as D A. Since 2009 he is the founder of ruang magazines, an online architecture magazine that deal with urban and social problems in Indonesia.

One comment

  1. selain rihlah, olahraga, tadarrus, dll salahsatu kegiatan alternatif untuk ngabuburit adalah belajar di Indismart, website yang berisikan ratusan konten edukasi untuk sd, smp, dan sma. banyak animasi menarik dan gamesnya. juga try out online dan bimbel online. buruan gabung n klik http://www.indi-smart.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s