When Moors Ruled Europe

Pernahkah anda bertanya-tanya bagaimana umat manusia mencapai kemajuannya saat ini? Dalam bidang astronomi, kedokteran, fisika, matematika, kimia, arsitektur, agraria, dan lain sebagainya. Bagaimana kimiawan saat ini melakukan eksperimen dengan zat kimia? Dan bagaimana dokter menyembuhkan orang sakit? Bagaimana astronom memetakan benda-benda langit? Bagaimana matematika dan aljabar ditemukan?

Beberapa orang mengatakan kalau itu adalah ilham yang kemudian didukung oleh kejeniusan dan hasil karya pikir mereka masing-masing. Tapi, beberapa orang lain berpikir, mereka menemukan kenyataan ini oleh karena jasa ilmuwan-ilmuwan yang terlupakan, yang mengangkat ilmu pengetahuan manusia ke zaman keemasannya, Zaman Islam di Andalusia.

Masa berkuasanya islam di Al Andalus menurut beberapa ilmuwan, adalah masa keemasan Islam, jika bukan masa keemasan umat manusia. Pada saat inilah, ilmu pengetahuan manusia mengalami lompatan yang luar biasa jauhnya. Jumlah umat Islam maupun taraf kesejahteraan hidup manusia di Andalusia meningkat pesat. Dalam kurun 700 tahun, ilmuwan-ilmuwan Islam terkemuka seperti Ibnu Rusyd dan Ibnu Zuhr mengembangkan ilmu kedokteran, Ibnu Arabi menulis dasar ilmu Hukum, Ibnu Thufail guru dari Ibnu Rusyd, yang menguasai ilmu Politik, Kedokteran, dan Pendidikan, Ibnu Firnas menemukan konsep pesawat terbang, dan Al Zarqali menciptakan Astrolab yang hingga saat ini ketepatannya hanya dapat disaingi oleh perangkat komputer.

Karena itu, kami ingin mengajak Anda sekalian menikmati film dokumenter ini, yang menceritakan tentang berdirinya suatu peradaban, yang lalu mencapai puncak kejayaannya, menyinari dunia dengan keindahan dan kedamaiannya, yang pada akhinya harus mengalami keruntuhannya.

Selamat Menikmati!

oleh M. Iqbal Gentur

Tentang Ivan

After graduating from school of architecture Institut Teknologi Bandung, Indonesia in 2006, he worked for almost three years in an emerging Singaporean young firm, Park associates Architect. He design several residential projects to build with the office and published in some renowned architecture magazines such as D A. Since 2009 he is the founder of ruang magazines, an online architecture magazine that deal with urban and social problems in Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s