Kemuliaan dan Keagungan Rasulullah SAW (2)

Assalamu’alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakaatuh…

Bismillahirrohmanirrohim…

Alhamdulillah, kita, yang beruntung terlahir sebagai bagian dari umat sayyidina Muhammad SAW sudah seharusnya bersyukur dan melakukan hal-hal positif sebagai wujud syukur tersebut. Oleh karena itu, saya yang notabene hanya  seorang mahasiswa yang tidak pernah lepas dari kesalahan dan dosa, mencoba untuk menggali buku-buku yang berkenaan dengan Rasulullah SAW sebagai wujud syukur saya dan ingin mencoba berbagi dengan kalian semua.  Salahsatu buku yang bagus untuk kita telaah adalah buku mengenai kepribadian dan budi pekerti Rasulullah SAW (Syamail Muhammad) karangan Imam Tirmidzi.  Saya akan mencoba untuk memaparkan sedikit isi dari buku ini secara ringkas dalam tulisan ini, sehingga kita semua dapat mengambil manfaat dari buku yang luarbiasa ini. Saya akan mengambil sedikit hadits-hadits yang berkenaan dengan akhlak beliau yang mulia dalam kesehariannya semasa beliau hidup dari buku tersebut (sumber: Asy- Syamail yang diterbitkan majalah Alkisah dalam bentuk pdf).

  • Cara makan Rasulullah SAW

“Sesungguhnya Nabi saw. menjilati jari jemarinya (sehabis makan) tiga kali.”
(Diriwayatkan oleh Muhammad bin Basyar, dari `Abdurrahman bin Mahdi, dari Sufyan, dari
Sa’id bin Ibrahim, dari *salah seorang anak Ka’ab bin Malik, yang bersumber dari
bapaknya.)

“Bila Nabi saw. selesai makan, beliau menjilati jari jemarinya yang tiga.”
(Diriwayatkan oleh al Hasan bin `Ali al Khilali, dari `Affan, dari Hammad bin Salamah, dari Tsabit, yang bersumber dari Anas r.a.)
– Yang dimaksud jari yang tiga ,yakni: jari tengah, jari telunjuk dan ibu jari.

  • Wudlu Rasulullah SAW

“Rasulullah saw. keluar dari jamban, maka dihidangkan kepadanya makanan. Kemudian para sahabat berkata : `Apakah kami perlu menyediakan bagi Anda air wudlu?” Beliau menjawab :”Sesungguhnya aku disuruh berwudlu apabila aku akan melakukan shalat.”
(Diriwayatkan oleh Ahmad bin Mani’, dari Isma’il bin Ibrahim, dari Ayyub, dari Ibnu Mulaikah yang bersumber dari Ibnu `Abbas r.a.)

  • Doa Rasulullah SAW sebelum dan sesudah makan

“Pada suatu hari, kami berada di rumah Rasulullah saw., maka Beliau menyuguhkan suatu makanan. Aku tidak mengetahui makanan yang paling besar berkahnya pada saat kami mulai makan dan tidak sedikit berkahnya di akhir kami makan.” Abu Ayub bertanya : “Wahai Rasulullah, bagaimanakah caranya hal ini bisa terjadi?” Rasulullah saw. bersabda :”Sesungguhnya kami membaca nama Allah waktu akan makan, kemudian duduklah seseorang yang makan tanpa menyebut nama Allah, maka makannya disertai syetan.”
(Diriwayatkan oleh Qutaibah Dari Ibnu Luhai’ah, dari Yazid bin Abi Habib, dari Rasyad bin Jandal al Yafi’I, dari Hubeib bin Aus, yang bersumber dari Abu Ayub al Anshari r.a.)

“Rasulullah saw. bersabda :”bila salah  seorang dari kalian makan, tapi lupa menyebut nama Allah atas makanan  itu, maka hendaklah ia membaca :”Bismillahi awwalahu wa akhirahu.” (Dengan nama Allah pada awal dan akhirnya).
(Diriwayatkan oleh Yahya bin Musa, dari abu Daud, dari Hisyam ad Distiwai, dari Budail al `Aqili, dari `Abdullah bin `Ubaid bin `Umair,  dari Ummu Kultsum*,  yang bersumber dari `Aisyah r.a.)
– Ummu Kultsum binti `Uqbah bin Abi Mu’ith al Umawiyah, adalah salah seorang sahabat Rasulullah saw. dan ia merupakan saudara seibu `Utsman bin Affan r.a.

  • Cara minum Rasulullah SAW

“Sesungguhnya Rasulullah saw. minum air zamzam sambil berdiri.”

(Diriwayatkan oleh Ahmad bin Mani’, dari Husyaim, dari `Ashim al Ahwal dan sebagainya, dari Sya’bi, yang bersumber dari Ibnu `Abbas r.a.)

“Sesungguhnya Rasulullah saw. menarik nafas tiga kali pada bejana bila Beliau minum. Beliau bersabda :”Cara seperti ini lebih menyenangkan dan menimbulkan kepuasan.”
(Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa’id, dan diriwayatkan pula oleh Yusuf bin Hammad, keduanya menerima dari `Abdul Warits bin Sa’id, dari Abi `Ashim, yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.)

  • Cara bicara Rasulullah SAW

“Rasulullah saw. tidak berbicara cepat sebagaimana kalian. Tetapi beliau berbicara dengan kata-kata yang jelas dan tegas. Orang yang duduk bersamanya akan dapat menghafal (kata-katanya)
(Diriwayatkan oleh Humaid bin Mas’adah al Bashriyyi, dari Humaid al Aswad, dari Usamah bin Zaid, dari Zuhri, dari `Urwah, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)

“Rasulullah saw. suka mengulang kata-kata yang diucapkannya sebanyak tiga kali agar dapat dipahami.”
(Diriwayatkan oleh Muhammad bin Yahya, dari Abu Qutaibah –Muslim bin Qutaibah-. dari `Abdullah bin al Mutsani, dari Tsumamah, yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.)

  • Cara Rasulullah SAW tertawa

“Tiadalah tertawa Rasulullah saw. kecuali tersenyum.”
(Diriwayatkan oleh Ahmad bin Khalid al Khilal, dari Yahya bin Ishaq, as Sailihani, dari Laits bin Sa’id, dari Yazid bin Abi Habib, yang bersumber dari `Abdullah bin al Harits r.a)

  • Cara tidur Rasulullah SAW

“Sesungguhnya Nabi saw. bila berbaring di tempat  tidurnya, beliau letakkan telapak tangannya yang kanan di bawah  pipinya yang kanan, seraya berdo’a: “Rabbi qini `adzabaka yauma tab’atsu `ibadaka.” (Ya Rabbi, peliharalah aku dari azab-Mu pada hari Kau bangkitkan seluruh hamba-Mu).
(Diriwayatkan oleh Muhammad bin al Matsani,  dari `Abdurrahman bin Mahdi, dari Israil, dari Abi Ishaq, dari `Abdullah bin Yazid, yang bersumber dari al Bara bin `Azib r.a.)

“Bila Rasulullah saw. berbaring di tempat tidurnya, maka beliau berdo’a : “Allahumma bismika amutu wa ahya’. (Ya Allah, dengan nama-Mu aku mati dan aku hidup). Dan bila Beliau bangun, maka Beliau membaca :”Alhamdulillahilla dzi ahyana ba’dama amatana wailaihin nusyur.” (Segala puji bagi Allah, yang telah menghidupkan aku kembali setelah mematikan daku dan kepada-Nya tempat kembali).
(Diriwayatkan oleh Mahmud bin Ghailan, dari `Abdurrazaq, dari Sufyan, dari `Abdul Malik bin `Umair, dari Ruba’I bin Hirasyi, yang bersumber dari Hudzaifah r.a.)

  • Ibadah Rasulullah SAW

“Rasulullah berdiri (shalat) sampai  bengkak kedua kakinya. Kepadanya ditanyakan: “Mengapa Anda membebani  diri dengan hal yang demikian? Bukankah Allah swt. Telah mengampuni Anda dari segala dosa Anda, baik yang terdahulu maupun yang akan datang?” Rasulullah saw. Bersabda :”Tidak patutkah saya menjadi hamba Allahyang bersyukur?”
(Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa’id, juga  oleh Basyar bin Mu’adz, dari Abu `Awanah, dari Ziyad bin `Alaqah, yang bersumber dari al Mughirah bin Syu’bah r.a.)

“Aku pelihara amalan-amalan Rasulullah saw. berupa shalat delapan raka’at. Dua raka’at sebelum shalat Dhuhur,  dua raka’at sesudahnya, dua raka’at sesudah shalat Magrib dan dua raka’at sesudah shalat Isya’.” Selanjutnya Ibnu `Umar berkata :”Hafshah* menceritakan  kepadaku perihal dua raka’at shalat fajar. Tapi aku tak pernah* melihatnya dilakukan Rasulullah saw.”

(Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa’id, dari Marwan bin Mu’awiyah al Farazi, dari Ja’far bin Burqaq, dari Maimun bin Mihran, yang bersumber dari Ibnu `Umar r.a)
– Hafshah (isteri Rasulullah saw.) dan Ibnu `Umar adalah kakak beradik, keduanya adalah anak dari `Umar bin Khathab r.a.
– Disebabkan Rasulullah saw. melakukan shalat  fajar di rumahnya, maka Ibnu `Umar tidak pernah melihatnya.

  • Cara Rasulullah SAW membaca Al Quran

“Aku bertanya kepada Anas bin Malik  r.a. :”Bagaimanakah bacaan (Al Qur’an) Rasulullah saw.?” Ia menjawab :”Bermad (bertajwid). ”
(Diriwayatkan oleh Muhammad bin Basyar, dari Wahab bin Jurair bin Hazim, dari ayahnya, yang bersumber dari Qatadah r.a.)

“Rasulullah saw. memotong bacannya (pada setiap ayat). Beginilah cara membacanya:”Alhamdulillahi Rabbil `Alamin “, kemudian  beliau berhenti. Selanjutnya dibaca :”Arrahmanirrahim”  , kemudian beliau berhenti. Selanjutnya dibaca :”Maliki yaumiddin,”
(Diriwayatkan oleh `Ali bin Hujr, dari Yahya bin Sa’id al Umawi, dari Ibnu Juraij, dari Ibnu Abi Mulaikah, yang bersumber dari Ummu Salamah r.a.)

Untuk lebih lengkapnya, Anda bisa mendonlot kitab Syamail ini secara gratis melalui link ini: http://www.4shared.com/document/n8j8zXLu/As_Syamail.html?s=1

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua, dan makin menambah kecintaan kita kepada Rasulullah SAW. Amiin.

Wassalamu’alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakaatuh

Fahed Agil

Msc.BA in Finance and Investments

RSM EUR 2009-10

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s